137 Kursi CPNS di Loteng Kosong

PRAYA-137 kursi, dari total 481 kursi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lombok Tengah, kosong. Penyebabnya, karena formasi yang disiapkan sepi peminat, mengundurkan diri hingga tidak sesuai standar passing grade.
“120 kursi diantaranya, dari formasi tenaga guru jalur khusus atau K2. Sisanya, 17 kursi dokter spesialis,” beber Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng H Moh Nazili, kemarin (4/1).
Nazili mengatakan, kuota formasi guru jalur khusus sendiri sebanyak 250 kursi. Sedangkan, yang memenuhi syarat dan mengikuti tes sebanyak 204 kursi. Itu artinya, hanya 130 kursi saja yang resmi menyandang abdi negara. Nama-namanya pun, terpampang jelas dan terang benderang dipapan pengumuman.
Sementara untuk tenaga dokter spesialis, lanjut Nazili sudah tidak bisa diharapkan lagi.        Kalau tenaga guru, pihaknya telah melayangkan usulan ke Kementerian PAN dan RB, agar mengangkat mereka berdasarkan nilai passing grade pada urutan kedua, dari yang lulus di urutan pertama. Sayangnya, tidak dikabulkan. Untuk itulah, Pemkab masih menaruh harapan besar kepada para guru honor, dimana pun berada, untuk tetap mengabdi seperti biasa.
Tahapan selanjutnya, terang Nazili bagi mereka yang dinyatakan lulus CPNS, akan mengikuti proses pemberkasan Nomor Induk Kepegawaian (NIP). Itu dimulai dari pengecekan kesehatan penuh. Jika ditemukan indikasi narkoba, atau penyakit kronis, maka mau tidak mau namanya akan dianulir.
Karena, tekannya tidak mungkin pemerintah mengangkat abdi negara mantan pengguna narkoba, tidak mungkin pula yang jantungan, gangguan jiwa atau stroke. “Jadi, jangan senang dulu. Masih ada tahapan terakhir,” ancam Nazili.(dss/r2)
The post 137 Kursi CPNS di Loteng Kosong appeared first on Lombok Post.

Penjualan Songket Sukarara Anjlok
Monday December 10, 2018

PRAYA-Penjualan songket di Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, mulai lesu. Produksi melimpah  namun pembeli  berkurang. Penyebabnya, karena gempa. “Biasanya per art shop, dikunjungi 200 orang tamu per hari,” kata kepala desa (Kades) Sukarara Timan

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB
Monday December 10, 2018

PRAYA-Indonesia Tourism Development Corporation resmi meminjam anggaran ke Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Nilainya sebesar 200 juta dolar, atau setara dengan Rp 3,6 triliun, dari total investasi sebesar Rp 4,5 triliun. “Sisanya, dari dana sendiri.

The post Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB appeared first on Blackdiamond Casino.

The post Penjualan Songket Sukarara Anjlok appeared first on Blackdiamond Casino.

local_offerevent_note January 5, 2019

account_box admin