Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

MATARAM-Tiga caleg DPRD NTB akhirnya tidak bisa melanjutkan tahapan kompetisi pileg 2019 mendatang. Mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam sidang yang digelar Bawaslu NTB, kemarin.
Tiga caleg DPRD NTB Dapil VIII (Lombok Tengah) menjadi temuan Bawaslu Loteng setelah KPU NTB menetapkannya sebagai DCT. Ketiganya ternyata tidak memenuhi syarat administratif. Setelah penetapan DCT Pemilu 2019, ternyata ketiga caleg tersebut diketahui masih belum mengundurkan diri dari jabatannya. Dua orang masih menjadi ASN di Lombok Tengah dan satu orang lagi masih menjabat sebagai aparatur pemerintah desa. ”Ketiganya kita nyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” ujar Komisioner Bawaslu NTB Divisi Pengawasan Umar Ahmad Seth, kemarin.
Caleg DPRD NTB yang dinyatakan TMS setelah sidang putusan adalah Baiq Novera Puji Astuti dari PKB. Dia masih tercatat sebagai Kaur di Kantor Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Selanjutnya H Amber dari PBB, tercatat masih menjadi PNS di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lombok Tengah. Kemudian yang terakhir adalah Zainudin dari Nasdem, masih menjabat sebagai PNS di Dinas Dukcapil Lombok Tengah. ”Ketiganya tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatanya saat mencalonkan diri sebagai caleg,” jelasnya.
Menurut Umar, ketiganya bisa lolos dan ditetapkan menjadi DCT DPRD NTB karena tidak menyampaikan pekerjaannya secara rinci ketika mendaftar. ”Ada yang tidak menyebutkan pekerjaannya. Ada juga yang mengosongkan kolom pekerjaan saat mendaftar,” katanya.
Selama DCS, ketiganya juga tidak mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Sehingga KPU NTB meloloskannya dalam DCT DPRD NTB. ”KPU menetapkan karena tidak mengetahui dan tidak ada tanggapan dari masyarakat.,” cetusnya.
Berdasarkan fakta persidangan dan hasil putusan, maka KPU NTB harus mengeluarkan nama ketiga caleg tersebut dari DCT DPRD NTB. Apabila ada koreksi putusan yang ingin diajukan terlapor satu (KPU NTB) dan terlapor dua (caleg), ada waktu tiga hari sejak putusan dibacakan. ”Koreksi bisa disampaikan langsung ke Bawaslu RI, paling lambat Senin,” katanya.
Sementara itu, Komisioner KPU NTB Divisi Hukum H Ilyas Sarbini usai menghadiri sidang mengatakan putusan sidang ini akan diplenokan terlebih dulu bersama komisioner lainnya. ”Kalau ada koreksi ya kita gunakan hak kita itu, intinya kita tunggu hasil pleno internal,” pungkasnya. (puj/r4)

Prediksi Napoli vs Fiorentina 15 September 2018
Friday September 14, 2018

Gilabola.com – Napoli menjamu Fiorentina pada pekan keempat Liga Italia di Stadio San Paolo, Sabtu (15/9) malam pukul 23:00 WIB. Rangkaian kemenangan Napoli untuk awal musim ini terhenti saat Partenopei dikalahkan Sampdoria. Itu menjadi hasil yang mengejutkan, karena tim Genoa tersebut bisa kalahkan tim terbaik kedua musim lalu, dengan skor 3-0. Napoli memang harus bangkit […]

The post Prediksi Napoli vs Fiorentina 15 September 2018 appeared first on IGK Asia.

The post Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS appeared first on Lombok Post.

Polemik Pajak dan Dampak Krisis Moneter di Spanyol
Saturday September 15, 2018

Football5star.com, Indonesia – Kasus pajak marak terjadi di persepakbolaan Spanyol beberapa tahun terakhir. Pada September 2018, Jose Mourinho dan Marcelo tersandung masalah tersebut. Pengadilan Spanyol menjatuhi Mourinho hukuman terkait penggelapan pajak hak citra senilai 3,3 juta euro. Itu terjadi ketika dia masih berstatus pelatih Real Madrid pada 2011-2012. Marcelo, yang pernah diasuh Mourinho, juga terjerat […]

The post Polemik Pajak dan Dampak Krisis Moneter di Spanyol appeared first on IGK Asia.

local_offerevent_note October 26, 2018

account_box admin