Sengketa Pilkades Mulai Diproses

PRAYA-Pascapilkades serentak di 96 desa, di 12 kecamatan di Lombok Tengah, sejumlah calon kepala desa (Kades) dan tim pemenangan yang merasa tidak puas, melaporkan dugaan kecurangan. Salah satunya, datang dari Desa Selebung Rembiga, Kecamatan Janapria.
        “Mohon panitia kabupaten menyikapinya,” cetus Budiman, ketua tim pemenangan salah satu calon, saat mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat, kemarin (25/10).
        Budiman membeberkan, diduga terjadi penggelembungan suara di salah satu calon, sehingga merugikan calon lain.   Bukti-bukti dugaan kecurangan tersebut, ungkap Budiman telah disiapkan. Ia pun berharap, panitia kabupaten tetap menjunjung tinggi keadilan, netralitas, profesional dan akuntabel. “Kami percaya, kebenaran akan menang,” cetusnya lagi.
        Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PMD Jalaludin mengatakan akan menindaklanjuti laporan yang dimaksud. Termasuk, laporan dari desa-desa yang lain. Sebut saja, Desa Kateng di Kecamatan Praya Barat, Desa Mertak Tombok dan Desa Mekar Damai, di Kecamatan Praya. Kemudian, ada Desa Labulia di Kecamatan Jonggat dan Desa Menemeng, di Kecamatan Pringgarata.
        Desa-desa yang dimaksud, terangnya ada yang melakukan penghitungan ulang dan mediasi dugaan kecurangan, tidak sampai ada pencoblosan ulang. “Tidak tutup kemungkinan, akan muncul desa-desa yang lain,” ujarnya.
        Jalaludin mengakui, dalam berdemokrasi pasti ada yang puas dan tidak puas, ada yang kalah dan ada yang menang. Yang penting, masih dalam koridor hukum. Dinas PMD pun, telah membentuk tim penyelesaian sengketa hasil Pilkades. Anggotanya terdiri dari, masing-masing tiga orang dari akademisi, jaksa, kepolisian dan Pemkab. Lalu, dua orang dari kalangan dewan.
        Setiap laporan yang masuk, tekannya akan diteliti, ditelaah, didalami dan ditelusuri. Lalu, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti. Jika benar terjadi dugaan kecurangan, maka tim penyelesaian sengketa hasil Pilkades, akan mengeluarkan keputusan. Apakah pencoblosan ulang atau penghitungan ulang. “Kita lihat saja,” kata Jalaludin.(dss/r2)
The post Sengketa Pilkades Mulai Diproses appeared first on Lombok Post.

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB
Monday December 10, 2018

PRAYA-Indonesia Tourism Development Corporation resmi meminjam anggaran ke Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Nilainya sebesar 200 juta dolar, atau setara dengan Rp 3,6 triliun, dari total investasi sebesar Rp 4,5 triliun. “Sisanya, dari dana sendiri.

The Equalizer 2 (2018)
Tuesday October 30, 2018

The post The Equalizer 2 (2018) appeared first on Blackdiamond Casino.

The post Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB appeared first on Blackdiamond Casino.

local_offerevent_note October 26, 2018

account_box admin